Daftar Obat Panu yang Bisa Anda Gunakan

Ada 3 jenis pengobatan yang dilakukan untuk panu secara menyeluruh.

Obat yang dioleskan pada panu

Obat oles ini mengandung bahan aktif yaitu selenium sulfida, ketoconazole, atau pyrithione zink. Obat panu tersebut dikemas dalam berbagai bentuk, seperti krim, losion, sampo antijamur, yang memang cukup ampuh menekan pertumbuhan jamur.

Obat pembersih
Panu bisa datang kembali meskipun telah ditangani, terutama ketika seseorang tersebut tinggal di tempat yang hangat dan lembap. Untuk menjaganya, ada obat pembersih medis idealnya yang digunakan sekali atau dua kali dalam sebulan untuk cegah jamur tubuh kembali.

Pil anti jamur
Jika panu sudah sangat meluas, tebal, dan besar, atau bahkan sering hilang dan timbul kembali, dokter biasanya menganjurkan untuk minum obat antijamur untuk waktu yang singkat hanya beberapa hari.

Panu

Apa saja obat panu yang bisa digunakan di rumah?

Ada banyak obat yang tersedia untuk dioleskan pada kulit untuk pengobatan panu. Obat tanpa resep yang bisa digunakan seperti:

    Clotrimazole (Lotrimin, Myceles)
    Miconazole (Lotrimin)
    Topikal econazole (Spectazole)
    Ciclopirox (Ciclodan)

Pilihan obat lainnya bukan berbentuk krim atau salep melainkan dalam bentuk sampo ketombe:

    Selenium sulfida 1% (Selsun Blue)
    Sampo ketoconazole 1% (Nizoral)
    Pyrithione zinc (Head & Shoulders, Shoote)

Beberapa dokter biasanya menyarankan untuk menggunakan ini selama 15 menit, kemudian dibilas. Obat ini biasanya digunakan dalam dua kali seminggu selama dua hingga empat minggu kedepan.

Obat jenis ini bisa membantu tinea versicolor lebih cepat menjauh. Kebanyakan orang yang baru pertama kali mengalami panu memilih obat jenis ini karena sangat mudah didapat dan lebih mudah digunakannya.

Selain obat luar, ada juga obat diminum yang bisa digunakan untuk pengobatan panu. Obat yang diminum ini lebih praktis penggunaannya dibandingkan obat luar. Obat yang bisa digunakan seperti:

  •     Ketoconazole
  •     Itrakonazole

Yang harus diperhatikan selain menggunakan obat panu

Jika panu yang Anda alami adalah tingkat ringan, mungkin bisa saja Anda mengobatinya sendiri dengan obat-obatan di atas. Dengan catatan Anda juga harus memperhatikan beberapa hal. Dilansir dalam laman American Academy of Dermatology Association perhatikan hal ini:

  •     Cuci dan keringkan kulit yang terkena panu
  •     Jika salep, oleskan tipis-tipis krim atau salep anti jamur. Lakukan sekali atau dua kali dalam sehari selama minimal 2 minggu ke depan.
  •     Berhenti menggunakan produk perawatan kulit yang berminyak. Gunakan produk-produk perawatan kulit lain yang bebas minyak dan non-komedogenik
  •     Gunakan pakaian longgar
  •     Lindungi kulit dari sinar matahari dengan mengoleskan tabir surya setiap hari. Pastikan untuk mengaplikasikan tabir surya 20 menit sebelum Anda pergi keluar

Jika panu tak kunjung sembuh dan justru lebih parah, sebaiknya temui dokter kulit untuk mendapatkan obat yang lebih kuat efeknya.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenali 4 Jenis Aroma Terapi untuk Bayi agar Mudah Tertidur

Memang ada banyak sekali cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak Anda tertidur. Salah satunya Anda dapat menggunakan aroma terapi y...

IBX5B56B6BAEA533